Adalah pada akhir zaman, orang-orang yang berilmu, menyuruh manusia zuhud dari dunia dan mereka sendiri tidak zuhud. Menyuruh manusia takut kepada Tuhan dan mereka sendiri tidak takut. Melarang manusia mendatangi wali-wali negeri dan mereka sendiri datang kepada wali-wali negeri itu. Mereka memilih dunia dari akhirat, mereka makan hasil usaha lidah mereka. Mereka mendekati orang-orang kaya, tidak orang-orang miskin. Mereka cemburu kepada ilmu pengetahua seperti kaum wanita cemburu kepada kaum laki-laki. Ia marah kepada teman duduknya apabila ia duduk dengan orang lain. Orang-orang yang berilmu semacam itulah, orang-orang yang keras hati. Musuh Tuhan Yang Maha Pengasih

Statistik

Statistik Deskriptif dan Statistik Inferensial

Statistika adalah ilmu yang mempelajari mengenai perencanaan, pengumpulan, pengolahan, analisis, penyajian dan interpretasi data serta pengambilan keputusan berdasarkan data.

Secara umum, statistika terbagi dalam dua jenis, yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial. Perbedaan keduanya terlihat dari aktivitas pengolahan data statistik yang dilakukan.

Pada statistik deskriptif tidak dilakukan generalisasi data sampel ke populasi , sedangkan pada statistik inferensial dilakukan generalisasi karena memang tujuan utamanya adalah generalisasi.

Berikut penjelasan singkat tentang statistik deskriptif dan statistik inferensial.

Statistik Deskriptif

Statistik deskriptif berhubungan dengan aktivitas penghimpunan, penataan, peringkasan dan penyajian data dengan harapan data mudah dibaca dan dipahami oleh pengguna data. Statistik deskriptif memberikan deskripsi atau gambaran secara umum karakteristik objek yang diteliti tanpa melakukan generalisasi.

Pengolahan data yang dilakukan dalam analisis statistik deskriptif misalnya adalah melakukan penghitungan ukuran pemusatan data (rata-ratamedian dan modus), penghitungan ukuran penyebaran data (range, koefisien variasi, varian dan standar deviasi), serta kecenderungan suatu gugus data (kemencengan dan keruncingan).

Selain itu, supaya data lebih mudah dipahami maka data bisa ditabulasi serta disajikan dalam bentuk grafik atau diagram. Grafik dan diagram digunakan dengan maksud agar data yang disajikan lebih menarik dan lebih komunikatif.

Terdapat dua metode dasar dalam statistik deskriptif, yaitu numerik dan grafis.
  • Pendekatan numerik dapat digunakan untuk menghitung nilai statistik dari sekumpulan data, seperti meandan standar deviasi. Statistik ini memberikan informasi tentang rata-rata dan informasi rinci tentang distribusi data.
  • Metode grafis lebih sesuai daripada metode numerik untuk mengidentifikasi pola-pola tertentu dalam data, dilain pihak, pendekatan numerik lebih tepat dan objektif. Dengan demikian, pendekatan numerik dan grafis satu sama lain saling melengkapi, sehingga sangatlah bijaksana apabila kita menggunakan kedua metode tersebut secara bersamaan.

Statistik Inferensial

Statistik inferensial disebut juga dengan statistik induktif. Kegiatan yang dilakukan dalam analisis inferensial adalah pendugaan, pengujian dan penarikan kesimpulan berdasarkan data dan hipotesis.

Tujuan dari statistik inferensial adalah melakukan generalisasi, dimana data sampel dianalisis dan kemudian ditarik kesimpulan. Kesimpulannya tersebut diberlakukan pada populasi. Karena pada statistik inferensial mengeneralisasi dari sampel ke populasi, maka kebenaran hasil dari statistik inferensial bersifat peluang.

Statistik inferensial terbagi menjadi dua macam, yaitu statistik parametrik dan statistik nonparametrik. Pada statistik parametrik, data diasumsikan mengikuti suatu distribusi tertentu, sedangkan pada distribusi nonparametrik, data diasumsikan tidak mengikuti distribusi tertentu.

Dalam laporan penelitian, statistik deskriptif dan statistik inferensial sering digunakan secara bersamaan. Statistik deskriptif umumnya digunakan terlebih dahulu untuk memberikan gambaran objek penelitian secara umum, kemudian diteruskan dengan statistik inferensial guna melakukan pendugaan dan pengujian.

Rata-Rata

Tidak ada komentar:

Posting Komentar